Selasa, 28/06/2016 Daerah 2146 hits

Wabup, Safrudin Dwi Aprianto, Staf Ahli Bupati Tobroni Yusuf, Kadisdik Hasrizal dan Kepala Sekolah SMAN 2 Muara Bungo M

MUARA BUNGO, Senin 27 Juni 2016, bertempat di SMA N 2 Muara Bungo, peluncuran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis online sukses digelar, peluncuran yang kedua kalinya untuk Kabupaten Bungo ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bungo Safrudin Dwi Apriyanto,S.Pd.

Dalam sambutanya, Wabup menyampaikan PPDB berbasis online ini merupakan sebuah kemajuaan dibidang pendidikan, “ini merupakan kemajuan dibidang pendidikan untuk Kabupaten Bungo, karena dengan berbasis online kita bisa meminimalisir dari budaya titip menitip, PPDB juga lebih transparan,” kata Apri.


Ia juga menambahkan, peneriman peserta didik baru secara online juga berguna bagi pemerataan peserta didik.


Untuk diketahui, Kabupaten Bungo merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Jambi yang ikut kedalam PPDB, ada 7 SMP dan 4 SMA yang ikut kedalam PPDB, salah satunya yakni SMA N 2 Muara Bungo, yang merupakan salah satu sekolah paforit di bumi langkah serentak limbai seayun.


Sistem yang baru diterapkan selama 2 tahun terakhir ini diharapkan bisa diterima dimasyarakat luas, karena PPDB online berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dengan memperhatikan rasio jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar/kelas maksimum dan memperhatikan bahwa sekolah swasta merupakan mitra pelayanan dan pemerataan.


Untuk PPDB online sendiri dilakukan secara serentak pada hari ini, 27 Juni hingga 2 Juli. M Januar,S.Pd Kepala Sekolah SMANDA Bungo kepada wartawan menyampaikan.


“Melihat banyak peminat peserta didik yang mendaftar  ke SMA 2, diharapkan kepada orang tua peserta didik bisa menerIma jika anaknya tidak lulus, karena jumlah peserta didik untuk SMA 2 dibatasi sebanyak 288 orang siswa atau dengan 9 rombel.

Dalam kesempatan yang sama, Hasrizal Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo mengatakan, terkait dengan situasi PPDB online di DKI Jakarta yang sempat server mengalami masalah, dan ada puluhan hacker yang menyerang, sehingga membuat server  droup, untuk Kabupaten Bungo hal ini tidak perlu dikhawartirkan karena sudah bekerja sama dengan Indonesia bermutu, “dijamin aman,” tuturnya (swarnajambi.com)

: tanpa label